DIBUANG SAYANG

August 30, 2021

 

dibuang-sayang-ah-tenane-solopos-agustus-2021


DIBUANG SAYANG

Oleh :Yeni Endah



Jon Koplo yang saat ini bekerja di Solo terpaksa harus berpisah dengan keluarganya untuk sementara karena penerapan PPKM. Biasanya seminggu sekali Koplo mengunjungi keluarganya di Semarang.
 
Siang itu, untuk melepas rindu Koplo menyempatkan waktu untuk video call dengan istri dan anaknya.

“Bu, Gembus ning endi?” Koplo menanyakan keberadaan Tom Gembus, anaknya pada Lady Cempluk istrinya. Biasanya saat video call Gembus selalu berada di dekat Cempluk.

“Gembus lagi ana ning ruang tengah, Pak,” kata Cempluk yang saat itu ada di kamar ketika menerima panggilan video call dari Koplo. Cempluk lalu berjalan menuju ruang tengah agar Koplo melihat Gembus.

Betapa terkejutnya Cempluk saat berada di ruang tengah, melihat Gembus bermain gula pasir yang tersebar di lantai.

Duh Gusti, baru Ibu tinggal sebentar kok sudah berantakan begini ta Le. Malah dolanan gula pasir.” Selesai berbelanja, Cempluk memang tidak segera menata belanjaannya, tapi meletakkannya di ruang tengah.


Baca juga : Cara Mengirim Tulisan ke Rubrik Ah Tenane Solopos



Cempluk kemudian mengarahkan kamera ke arah Gembus, agar Koplo bisa melihat polah anaknya.

Ya wis, ora apa-apa, Bu. Nanti kan bisa beli lagi gulanya. Sekarang bersihin anaknya, masukin ke kamar kasih susu terus dikeloni. Jangan lupa gulanya cepetan diberesin,” kata Koplo santai.

Cempluk segera mematikan ponsel. Selesai menidurkan Gembus, Cempluk membersihkan gula pasir yang berserakan di lantai ruang tengah.

“Duh, kok eman-eman ya, kalau gulanya dibuang begitu aja. Kalau dikomsumsi lagi kan kotor,” gumam Cempluk sambil membersihkan sisa-sisa gula pasir.

dibuang-sayang-ah-tenane-solopos-agustus-2021
Dimuat di Rubrik Ah, Tenane, edisi Sabtu, 28 Agustus 2021


“Kenapa nggak aku cairin aja ya gulanya, nanti kotorannya bisa disaring,” pikir Cempluk. Selesai bersih-bersih, Cempluk segera mempersiapkan peralatan untuk membuat gula cair. Sebenarnya yang Cempluk syukuri dari masalah yang ditimbulkan Gembus bukan ide tentang membuat gula cair, tapi sikap Koplo yang santai yang membuatnya keki kalau mau memarahi Gembus yang baru berusia 3 tahun.



You Might Also Like

0 komentar

Subscribe