HEBOH SEKAMPUNG
September 28, 2026
Assalamu'alaikum teman-teman apa kabar?
Semoga selalu dalam keadaan sehat ya? Oh ya, sudah lama saya nggak posting tulisan Ah Tenane. Sejak pandemi, intensitas penayangan Ah Tenane memang mengalami pengurangan. Biasanya yang tayang tiap hari, jadi beberapa kali seminggu.
Nah, kali ini saya mau posting tullisan saya berjudul Heboh Sekampung yang dimuat di Rubrik Ah Tenane Solopos, Selasa 12 Mei 2026.
Selamat Membaca!
Baca juga : 7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengirim ke Tulisan ke Media Massa
HEBOH SEKAMPUNG
Oleh : Yeni Endah
"Pluk, motornya mana? Kok nggak ada?" tanya Jon Koplo, suami Lady Cempluk.
"Hah, masa Mas?" Cempluk yang sedang memasak untuk makan siang langsung mematikan kompornya dan bergegas menuju teras rumah. Melihat motornya tidak ada, Cempluk panik dan bergegas menuju rumah Tom Gembus, kakaknya. Biasanya ia suka pinjam motor. Betapa terkejutnya Cempluk saat melihat Gembus ada di rumahnya dan motornya tidak ada di rumah kakaknya.
"Duh, kampung kita sudah nggak aman ini. Bisa kemalingan motor di siang bolong,” reaksi Gembus setelah mendengar cerita Cempluk.
Cempluk berlari keliling kampung sambil menangis tersedu-sedu. Mencari keberadaan motornya dan menanyakan ke tetangga. Namun tidak ada yang tahu. Tetangga Cempluk pun ikut panik mencari.
Baca Juga : Cara Kirim Ah Tenane Solopos
Setelah satu jam mencari dan tidak menemukan motornya. Cempluk kembali ke rumah dan akan melaporkannya pada polisi. Tiba-tiba, Genduk Nicole pemilik warung sembako di pasar datang.
"Pluk, kamu tadi belanja ke warung bawa motor?" Cempluk yang masih syok, cuma plonga-plongo.
"Kamu itu gimana ta Pluk? Masa belanja bawa motor pulangnya jalan kaki.”
Seketika Cempluk menangis kencang. Koplo yang berada di kamar segera menghampiri Cempluk.
"Ada apa lagi, Pluk?"
"Motorku ketemu Mas. Ternyata motornya ada di warung Bu Genduk Nicole. Aku lupa kalau belanja bawa motor. Eh, pulangnya malah jalan kaki."
"Iya, aku juga baru tahu kalau motornya Cempluk ketinggalan di warung barusan, karena hari ini ramai pembeli. Jadi baru sempat mengabari setelah warung tutup dan sekalian pulang,” timpal Nicole.
"Oalah, Pluk .... Pluk. Gara-gara sifat pelupamu jadi bikin heboh sekampung."
SELESAI


0 komentar